La Bise; Kebiasaan Cipika-Cipiki di Prancis
Kebiasaan Cipika-Cipiki di Prancis.
Orang Prancis memiliki kebiasaan mencium pipi kanan dan pipi kiri sebagai tanda salam dalam sebuah pertemuan, Hal ini dilakukan oleh dua wanita, pria dan wanita, atau oleh dua pria. Seringnya, dilakukan oleh generasi yang lebih tua. Namun, cipika cipiki ini dilarang dilakukan di dalam kereta karena dianggap ilegal.
Pernahkan Anda memperhatikan kebiasaan orang Prancis cipika-cipika untuk saling menyapa? Ini merupakan ritual sederhana, tetapi itu mengandung kode yang sangat spesifik. Hal ini memiliki makna cukup dalam seperti memberikan kesan yang hangat dan akrab. Hal ini jg dilakukan sebagai bentuk tradisi dan budaya sosial orang - orang di Perancis. Namun tidak semua orang prancis melakukan cipika-cipiki, hal ini juga tidak dilakukan dalam segala situasi. Tergantung wilayah tempat tinggal ritual ini dilakukan, ada yang melakukan 2 kali cium pipi, tiga bahkan empat kali; dimulai dengan pipi kanan atau pipi kiri.
Saat pandemi Covid 19 mencapai puncaknya, cipika - cipiki atau biasa disebut la bise secara defacto dilarang di Prancis karena bisa menjadi ajang penularan virus. Namun ketika lebih dari 70 persen populasi negara itu telah divaksin, masyarakat sudah terlihat melakukannya lagi. La bise biasanya dilakukan dengan saling menempelkan pipi kiri dan kanan sambil mengecup atau mengeluarkan suara kecupan. Ini adalah simbol kasih sayang dan menerima orang lain. Artinya kebersamaan. Bahkan Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang dulu menyarankan agar masyarakat tidak saling mencium atau berjabat tangan untuk menghindari penularan, kini kerap terlihat melakukan la bise.
Salam tradisional Prancis la bise atau saling mencium pipi perlahan-lahan dilakukan lagi ketika wabah virus corona mulai surut.
Setelah pandemi COVID-19, kebiasaan "la bise" di Prancis mengalami perubahan yang cukup signifikan. Pandemi membuat banyak orang lebih waspada terhadap kontak fisik, termasuk cium pipi sebagai sapaan. Sebagai gantinya mereka menggunakan sapaan non-kontak seperti melambaikan tangan, menganggukkan kepala, atau memberikan "elbow bump" (saling menyentuh siku) sebagai tanda penghormatan dan sapaan.
(Helen Meldiana & Bunga Audy Fasah, Pend. Bahasa Prancis 2023)
Komentar
Posting Komentar